Rabu, 10 Februari 2010

Bunga Bangsaku

kenapa saat terlalu banyak input, katamu "mengapa si polan tidak melakukan kerjaan sebanyak aku? mengapa dia boleh curi tulang?"

berkira sungguh bangsaku..

mengapa saat tiada input, katamu "ahhh...tiada pekerjaan yang boleh aku lakukan.."
bangsaku tidak mencari kerjaan itu..

dan bila aku beri input, katamu "aahhh..aku terlalu sibuk ini..."
bangsaku senang berdalih dari berusaha

dan bila upahmu tidak semahal yang lain, katamu "mereka memilih kulit luaran.."
bangsaku tidak tahu mengukur di badan

aku lihat kamu hanya asyik bergayut-gayutan bak kera di hutan, bak tikus menceceh ceceh keluar mencari makan,
tapi ketika adanya sang pemburu, sang kucing berkeliaran, kaulah orang yang paling diam, duduk terkesima di sudut suram.
berpura pura membuat kerjaan, sedangkan kamu hanyalah parasit jelombongan.
yang menghisap darah, ketika manusia lain sibuk mengejar kerjaan.
kepura-puraanmu tahap dewa dewangan..

ketika bangsa lain sudah maju kehadapan
kau masih tercungap di belakang
sedangkan bantuan di kiri kanan belakang hadapan
sedangkan mereka terlalu terhad bantuan
lihat jiran seberang, pencakar langit tidak terbilang
sedangkan kita yang satu itu dijulang

sedar kau dari anganmu,
upah segantang tidak akan jadi sepikul
melainkan kau usaha mengerjakannya
jika bangsa lain tahu akan halal haram
penting perinya bekerja setimpal bayaran
inikan pula kau seorang Islam..

renung renungkan...

0 ulasan:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Ford Cars. Powered by Blogger